header-int

Masa Tunggu Calon Haji Jadi 22 Tahun

Senin, 19 Jan 2015, 02:50:08 WIB - 548 View
Share
Masa Tunggu Calon Haji Jadi 22 Tahun

JAKARTA,FAJAR-Pemerintah Arab Saudi menolak penambahan kuota haji Indonesia tahun ini. Renovasi Masjidilharam dijadikan alasan utama. Dengan demikian, kuota Indonesia tetap 168.800 orang.

KONDISI tersebut berimbas ke Sulsel. Hingga saat ini, daftar tunggu haji mencapai 140 ribu orang. Padahal, tahun 2013 lalu, jumlahnya hanya 130 ribu. Panjangnya antrean haji akan terus berlangsung hingga 2016 yang menjadi batas akhir renovasi kompleks Masjidilharam.

"Jumlah tersebut di dominasi dari umur 20 tahun. Dengan jumlah tersebut otomatis 140 ribu calon jamaah haji itu bisa berangkat semua pada 22 tahun ke depan," kata Kepala Seksi Pembinaan Haji dan Umrah Kemenag Sulsel H.Muhammad Nasir, kemarin.

Tahun ini, Sulsel hanya akan memberangkatkan 5.777 calon jamaah haji. Sebelum ada pembatasan, Sulsel mendapat 7.210 orang.

Terpisah, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, dirinya sudah bertemu pemerintah Arab Saudi. Menteri asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu berharap ada tambahan kuota agar daftar tunggu haji bisa berkurang.

"Mereka (Pemerintah Arab Saudi) mengatakan, renovasi Masjidilharam besar-besaran sehingga mengurangi kapasitas daya tampung," kata Lukman kepada Wartawan di Bandara Soekarno-Hatta, Jum'at 16 Januari.

Menteri Haji Arab Saudi, Bandar al-Hajjar mengatakan, kebijakan yang diambil Kerajaan Arab Saudi untuk kenyamanan dan keselamatan jemaah haji. Apalagi yang sedang diperluas adalah tempat tawaf yang menjadi sentra pertemuan jemaah haji.

Sebelumnya, Indonesia berharap ada tambahan kuota sehingga menjadi 190.000 tahun 2015 ini. Lukman mengaku memahami penolakan tersebut. Sebab menyangkut keselamatan jemaah haji. Jika dipaksakan, dikhawatirkan akan menimbulkan kecelakaan.

Jika usul penambahan kuota ditolak, maka usul perbaikan pola kedatangan dan keberangkatan menjadi satu arah bisa diterima pihak Saudi Arabia. "Selama ini bertahun-tahun, gelombang pertama sebagian diturun di Jeddah dan di Madina. Ke depan, kita ingin satu arah. Langsung mendarat di Madinah," jelas Lukman.

"Alhamdulillah pemerintah Saudi Arabia merespon baik usulan kami ini," katanya. (jpnn)

Kontak

Email: bkd@sulselprov.go.id
Telepon: (0411) 453-487
Fax: (0411) 453-487
Website: http://bkd.sulselprov.go.id
Alamat: Jl. Urip Sumiharjo No. 253 Makassar